Ulee Rubek Timu Kec Seunudon Pandemi Covid-19 memukul semua sektor, tak terkecuali ekonomi. Salah satu dampaknya adalah menurunnya daya beli masyarakat yang berakibat langsung ke Hari Pekan Minggu di Gampong Ulee Rubek Timu
Setelah berlangsung nyaris Tiga Puluh satu tahun, kini perekonomian sudah mulai membaik bangkit Kembali walaupun hari ini hujan deras masyarakat pun sangat antusiah berbelanja bahan pokok keperluan nya. Aktivitas di hari pekan di kedai Ulee Rubek timu pun mulai berkembang kembali, membaik dan normal hampir seperti dulu masa tahun 80 an. Ini terlihat saat Perangkat Desa tokoh Agama mengunjungi hari pekan minggu ke 4 dikedai Ulee Rubek Timu
Geuchik Gampong Ulee Rubek Timu mengatakan untuk membangkitkan ekonomi, sejumlah hal akan direvitalisasi. Salah satunya yakni sarana dan prasarana di hari pekan. “Kami melihat kegiatan dan kesibukan di hari pasar pekan seperti apa. Ternyata ini sudah mulai bangkit kembali hampir seperti dulu sebelum nya mati di hari pekan kamis di tahun 1989 di kedai Ulee Rubek Timu Kec Seunuddon, Kami mulai melihat lagi dan ada kegiatan lagi. Sarana prasarana di hari pasar pekan untuk kedepan bisa dibangun dan menjadi lebih baik lagi supaya pedagang dan pembeli nyaman,” katanya, dalam keterangannya, dikutip minggu 19/9/2021
Selain itu, untuk membangkitkan hari pasar pekan di kedai Ulee Rubek Timu perlu kerja sama yang baik dari berbagai elemen, Mulai dari pedagang, muspika pemerintahan Gampong tokoh Agama dan tokoh Masyarakat baik pun pihak terkait yg lain.Kami sangat ingin mandiri, Tapi kami tau tidak mampu berdiri-sendiri tanpa batuan dukungan dari pihak lain. Misalnya, seperti ruko yang sekian lama terbakar sampai saat ini belum terbangun apalagi dalam masa sulit seperti ini,
baik dalam hal permodalan. Pasalnya, pandemi Covid-19 menyebabkan banyak pengusaha yang terdampak dan bahkan gulung tikar. “Adanya dampak ekonomi dari pandemi Covid-19 ini saya berharap dari pemerintah terkait bisa membantu para pedagang agar mereka bisa bangkit kembali. Baik dari kepala pasar atau kepala dinas bisa berkoordinasi dengan pihak perbankan dan donatur untuk menginvestasikan modal supaya ruko yg ada di desa ulee rubek timu bisa dibangun kembali dan pasar pekan minggu di ulee rubek timu bangkit kembali seperti dahulu kala sebelum aceh komplik atara Gam dan RI. Dulu di sini lah pusat keramaian peberlanjaan di hari pekan yg ditetapkan pada hari kamis.
Marilah sama-sama kita bangkitkan kembali perekonomian masyarakat yg telah lama hilang memcapai 31 tahun ,” kata Geuchik Azhari.







