JURNALURTSND Muspika Kecamatan Seunudon memonitoring evaluasi kegiatan Infrastrukur Dana Desa DD Tahun Anggaran 2021 di Gampong Ulee Rubek Timu
JURNALURTSND
Muspika Kecamatan Seunudon memonitoring evaluasi kegiatan Infrastrukur Dana Desa DD Tahun Anggaran 2021 di Gampong Ulee Rubek Timu
Ulee Rubek Timu 25 Nov 2021
Muspika Kecamatan Seunuddon diwakili oleh Sekcam –didampingi Daramil Kapolsek Kasi PMD Kasi pemerintahan beserta pendamping Desa Kecamatan Seunuddon Pak Azhar melakukan memonitoring evaluasi kegiatan, peninjauan untuk melihat secara langsung Pembangunan Infrastrukur dana Desa DD tahun 2021 Gampong Ulee Rubek Timu Kecamatan Seunuddon Kabupaten Aceh Utara
Pembangunan infrastruktur yang menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2021 ada enam item pekerjaan
1. Peningkatan Gedung Musyawara
2. Balai Pengajian
3. Tempat Parkir
4. Talud Jalan
5. Tapal Batas antara Ulee Rubek Timu/ Ulee Rubek Barat
Dalam kesempatan tersebut Sekcam Muhammad Rais menuturkan, sesuai Moto Kubar Hari Esok Lebih Baik Dari Pada
hari Ini tentu berharap kepada seluruh aparatur Gampong melaksanakan kegiatan mengunakan DD sesuai aturan dan tahapan. Karena prinsip kita berbuat baik belum tentu benar, oleh sebab itu jika kita berbuat sesuai aturan sudah pasti benar. Sekcam juga menjelaskan DD maupan Alokasi Dana Gampong (ADK) bukanlah proyek. Karena hal tersebut bukan proyek sehingga tidak ada keuntungan ini merupakan swakelola, oleh sebab itu dana tersebut tidak dilelang, jika proyek tentu dilelang namun untuk DD dan ADK bukan proyek itulah yang harus dipahamai terlebih dahulu oleh para aparat Gampong ujarnya sekcam
hari Ini tentu berharap kepada seluruh aparatur Gampong melaksanakan kegiatan mengunakan DD sesuai aturan dan tahapan. Karena prinsip kita berbuat baik belum tentu benar, oleh sebab itu jika kita berbuat sesuai aturan sudah pasti benar. Sekcam juga menjelaskan DD maupan Alokasi Dana Gampong (ADK) bukanlah proyek. Karena hal tersebut bukan proyek sehingga tidak ada keuntungan ini merupakan swakelola, oleh sebab itu dana tersebut tidak dilelang, jika proyek tentu dilelang namun untuk DD dan ADK bukan proyek itulah yang harus dipahamai terlebih dahulu oleh para aparat Gampong ujarnya sekcam
Selanjutnya Pendamping Desa Kecamatan seunuddon Pak Azhar mengingatkan, Rencana Anggaran Biaya (RAB) jangan menjadi dasar. “Satu contoh dalam RAB harga pasir Rp 100 ribu namun harga riil yang kita beli Rp 80 ribu jika dibuat dalam laporan Rp 100 ribu hal tersebut akan menjadi temuan, oleh sebab itu laporan harus harga riil Rp 80 ribu sehingga sehingga sisa Rp 20 ribu dikembalikan ke kas atau untuk pembangunan infrasrukur lainnya. “Saat ini kita harus berhati-hati karena pengawasan langsung dari Pusat, Provinsi, Kabupaten. Karena saat ini merupakan jaman tranparansi/terbuka, sekali lagi tidak ada intervensi dalam pengelolaan DD dan ADK saya hanya menghimbau kepada seluruh aparat Desa Geuchik agar melaksankan sesuai koridor dan ketentuan yang berlaku, siapa yang tidak mau ikut aturan dia sendiri yang siap bertanggung jawab, karena dari awal tidak ada intervensi dan saya selalu mengingatkan para aparat Gampong,” terangnya
Daramil Seunuddon juga yakin dengan adanya pendampingan PD PLD yamg selalu memberi arahan pengelolaan dana tersebut akan lebih baik, begitu juga kita yakin masyarakat Gampong punya niat yang tulus dan komitmen, serta tekat untuk membangun Gampongnya sendiri.
Saya merasa bangga Ulee Rubek Timu BEREH. pengunaan Dana desa sesuai dengan tahapan, pekerjaan Ril 💯% sebelum target tiba. bahkan pekerjaan fisik sudah selesai dua bulan yang lalu. meman BERH, namun belum sepenuhnya puas dalam artian kita harus pertahankan agar kedepan sesuai Moto Kubar Hari Esok Lebih Baik Dari Hari Ini, dimana Itu semua sebagai tanggung jawab moral kita, sepanjang hayat dikandung badan harus ada inovasi dan motivasi, sekali lagi perlu komunikasi dan koordinasi, mulai dari tingkat Kabupaten Kecamatan sampai ke Gampong.
Daramil juga tidak lupa mengajak
seluruh elemen masyarakat untuk merapatkan barisan dan bahu membahu dalam membangun, salah satu caranya dengan komunikasi sehingga dalam membangun kita bisa seiring sejalan dengan mengutamakan asas gotong royong. Dalam kesempatan tersebut Kapolsek Seunuddon diwakili Kanitres juga mengingatkan kepada seluruh petinggi dan aparatur Gampong, seiring dengan alokasi anggaran ke Gampong yang semakin besar tentu resikonya juga besar, oleh sebab itu jika dalam penggunaaannya tidak sesuai aturan tentu akan berdampak baik kualitas pekerjaan maupun masalah hukum. Kami dari muspika terus melakukan fungsinya untuk memberikan keyakinan dan konsultatif, sebagai langkah antisipasi/pencegahan namun hal tersebut perlu peran serta masyarakat untuk membantu mengawasi secara langsung. Sekali lagi diingatkan Geuchik perangkat desa Masyarakat jangan pernah coba-coba menyalahgunakan anggaran Desa DD, hal tersebut tentu akan menjadi permasalahan di kemudian hari pungkas nya
Postingan populer dari blog ini
Vaksinasi Berhadiah Undian Di Gampong Ulee Rubek Timu Kec.Seunuddon
JurnalUrtSnd ULEE RUBEK TIMU - Program vaksinasi dengan cara unik digelar oleh Pemerintah desa Gampong Ulee Rubek Timu, menyediakan hadiah undian menarik, salah satunya Kosmos, Dispenser, Strika listrik, tas cantik, gelas cantik, blender, toples susun, sembako Rak susun dan banyak hadiah lain yang disediakan.Vaksinasi berhadiah Undian digelar, kali ini dilakukan di Gampong Ulee Rubek Timu Kec Seunuddon Kab.Aceh Utara Selala (12/10/2021) Pagi Azhari, Geuchik Gampong Ulee Rubek Timu Mengatakan vaksinasi yang dilaksanakan ada dua tahap, tahap pertama masyarakat Gampong Ulee Rubek Timu mendatangi ke Pukesmas Seunuddon untuk di vaksinasi dan sekarang sudah masuk ditahap kedua dengan capaian 65%. “Proses pelaksanaan sekarang mulai tadi jam 09.00 WIB – s/d selesai,” ucapnya Azhari saat di kantor Geuchik Gampong Ulee Rubek Timu , Selasa (12/10/2021) pagi. Ia menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan vaksinasi kali ini ditarget sebanyak 50 orang, namun saat pelaksaan masyarakat yang datang melebihi
Gampong Ulee Rubek Timu Bangkit Kembali Kejayaan masa lampau.
Seunuddon - Alhamdulillah dengan Kehendak Allah Suasana Kede' Gampong Ulee Rubek Timu Kec.Seunuddon terlihat begitu ramai pada hari Minggu ini berbeda dengan hari biasanya, suasana ini Berubah dengan adanya hari pekan Minggu yang kembali dilaksanakan. Yg telah lama Sirna Semenjak masa Aceh Komplik Pada tahun 1970. Berhubung Dulunya hari pekan dilaksanakan setip hari Kamis,Sekarang Berubah menjadi hari minggu. Puwoe Marwah Balek, Alhamdulilah Gampong Ulee Rubek Timu Bangkit Kembali Kejayaan masa lampau. Hal ini berjalan dengan lancar berkat kejasama Seluruh elemen Masyarakat dan dukungan dari Perangkat Gampong Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Gampong Ulee Rubek Timu, ujar dari Geuchik Azhari.dan juga dari percakapan dengan para pedagang Tgk H. Ramli, Alhamdulillah segala jenis barang laku dengan laris karena antusias belanja masyarakat sangat meningkat karena masyarakat merasa sangat senang dengan adanya hari pekan ini, begitu pungkasnya.
PEMERINTAHAN GAMPONG ULEE RUBEK TIMU MENINJAU HARI PEKAN MINGGU KE 4 DI KEDAI ULEE RUBEK TIMU
JurnalUrtSnd Ulee Rubek Timu Kec Seunudon Pandemi Covid-19 memukul semua sektor, tak terkecuali ekonomi. Salah satu dampaknya adalah menurunnya daya beli masyarakat yang berakibat langsung ke Hari Pekan Minggu di Gampong Ulee Rubek Timu Setelah berlangsung nyaris Tiga Puluh satu tahun, kini perekonomian sudah mulai membaik bangkit Kembali walaupun hari ini hujan deras masyarakat pun sangat antusiah berbelanja bahan pokok keperluan nya. Aktivitas di hari pekan di kedai Ulee Rubek timu pun mulai berkembang kembali, membaik dan normal hampir seperti dulu masa tahun 80 an. Ini terlihat saat Perangkat Desa tokoh Agama mengunjungi hari pekan minggu ke 4 dikedai Ulee Rubek Timu Geuchik Gampong Ulee Rubek Timu mengatakan untuk membangkitkan ekonomi, sejumlah hal akan direvitalisasi. Salah satunya yakni sarana dan prasarana di hari pekan. “Kami melihat kegiatan dan kesibukan di hari pasar pekan seperti apa. Ternyata ini sudah mulai bangkit kembali hampir seperti dulu sebelum nya mati di hari
Share this
Related Posts
Edukasi

















Komentar