Aceh Utara | Garuda FC baru saja memainkan laga perempat finalnya di stadion Tunas Muda Desa Mane Kawan dalam perhelatan Open Tournament Piala Mukhtar Daud CUp ke I.
Garuda FC yang beralamatkan Di duson Keude Warung kopi MARTA Desa Ulee Rubek Timu Kecamatan Seunuddon Kabupaten Aceh Utara dalam tournament tersebut sudah melakoni dua laga yang sangat krusial, pada laga pertama pada 30 September lalu Garuda FC berhadapan dengan tim Kijang Muda Lhok Seutuy yang berkesudahan dengan kemenangan Garuda FC lewat drama adu pinalti sehingga memastikan Tiket untuk lolos ke babak 8 besar.
Selanjutnya pada 2 September dalam 8 besar Garuda FC di pertemukan dengan dengan PSKP Blang Glumpang, dengan kemenangan yang sangat meyakinkan 2-0 untuk kemenangan Garuda FC atas lawannya PSKP Blang Glumpang. kemenangan ini di sambut dengan gegap gempita oleh suporter Garuda Mania atas torehan maksimal yang di capai oleh Garuda FC dan memastikan diri menjadi tim pertama mengunci satu tiket semifinal dari 4 tiket.
Geusyik Azhari sebagai CEO merangkap pembina Club sepakbola Garuda FC mendengar kabar sesudah pertandingan Garuda Versus PSKP pada malamnya di salah satu media online di malang Jawa Timur, tepatnya di Stadion Kanjuruhan Malang terjadi kericuhan, suporter Aremania merangsek masuk ke dalam stadion setelah kecewa dengan kekalahan tuan rumah 2-3 Arema dari Persebaya Surabaya.
Geusyik Azhari sangat menyesalkan atas kericuhan tersebut yang menyebabkan ratusan orang meninggal dunia termasuk 2 anggota polisi, kami atas nama manajemen Club Garuda FC mengucapkan duka yang mendalam atas meninggalnya suporter Bajol Ijo julukan Aremania, semoga manajemen Club memberikan santunan kepada para keluarga suporter yang meninggal dunia.
Lebih lanjut, Geusyik pun meminta maaf atas perhelatan tournament pada Minggu sore pasca insiden berdarah di Kanjuruhan Minggu dini hari atas ketidaktahuan kami terhadap musibah tersebut, karena kami baru mengetahui sesudah pertandingan usai.
Mustafa Nakaturi pelatih Garuda FC beserta para staf tak ketinggalan mengucapkan belasungkawa yang mendalam atas kericuhan di stadion Kanjuruhan Malang,semoga aparat penegak hukum bisa dengan cepat memproses dan memediasi kericuhan tersebut, tandasnya.
(RED)

