Pemerintah Gampong Ulee Rubek Timu "Peusijuk" 18 Jamaah Umrah Di Masjid Nurussalam


Seunuddon | Aceh Utara | Senin 12 Desember 2022 Kemasjidan Nurussalam di penuhi oleh Masyarakat Ulee Rubek Timu menjelang Shalat Magrib dalam acara pelepasan keberangkatan Jamaah Umrah di Masjid tersebut.

Masyarakat Ulee Rubek Timu memenuhi Masjid untuk Shalat Magrib secara Berjamaah dan mendo'akan Jamaah Umrah di iringi pembacaan Yasin dan Zikir yang di pimpin langsung Oleh Imam Besar Masjid Nurussalam Tgk Salman Angkasah.
Setelah Shalat Isya, Pimpinan Gampong Ulee Rubek Timu Azhari M Yunus memberikan pandangan kepada masyarakat bahwa sebelumnya kita belum pernah membuat acara yang sedemikian rupa, walau Acara di lakukan secara sederhana mengingat jamaah Umrah yang berangkat sebelumnya tidak sebanyak ini, yaitu 18 orang. Namun lebih lanjut Azhari menjelaskan jamaah Umrah tahun ini di Desa Ulee Rubek Timu mencapai 18 orang dan setiap Dusun mempunyai jamaah, maka kami beserta perangkat Desa mengambil inisiatif melakukan Acara pelepasan di Masjid Nurussalam.

Tidak ketinggalan dalam acara pelepasan Jamaah Umrah tersebut Tgk Basri memberikan Tausyiah dan Nasehat singkat kepada para jamaah Umrah dan kepada masyarakat lainnya agar jangan takut untuk merencanakan dan melakukan ibadah Umrah, Allah tidak akan memberikan kesusahan kepada jamaah setelah pulang melakukan ibadah Umrah, bahkan sepulang dari tanah Suci Mekkah Mukarramah dan Madinah Munawwarah Allah akan selalu mengiringi kita dengan kekayaan hati, karena sebagian Jamaah Umrah yang berjumlah 18 orang ini saya tau bukan semuanya dari kalangan orang yang mampu, akan tetapi orang-orang yang telah terpanggil Oleh Allah untuk menunaikan ibadah Umrah.

Tgk Basri dengan senang dan bangganya menitip salam kepada para jamaah Kepada Baginda Nabi Besar Muhammad SAW agar para hadirin yang belum terpanggil untuk dan belum bisa berangkat ke tanah suci akan ke depannya masyarakat yang lainnya bisa menerima panggilan dari Allah SWT.

Selesai Tausyiah Imam Besar Masjid Nurussalam Tgk Salman Angkasah "Mempesijuek" (Menepungtawari) para jamaah yang berangkat pada Selasa malam dan ikuti dengan salam dari Masyarakat, Family dan sanak saudara yang memenuhi Masjid yang saling bersalaman. Acara semakin terharu dan sedih di saat Tangis Jamaah Umrah dan masyarakat pecah di iringi dengan lantunan shalawat, Adzan dan Sirine Pelepasan 18 Jamaah Umrah.

Share this

Previous
Next Post »
Give us your opinion